Muktamar48.id – Menjalin ukhuwah islamiyah melalui acara pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48 yang akan dilaksanakan di Lapangan Stadion Manahan Solo, merupakan harapan besar bagi seluruh panitia muktamar agar hubungan yang dijalani oleh rasa cinta dan didasari oleh akidah dalam bentuk persahabatan tetap terjaga bagaikan satu bangunan yang kokoh.

Dilansir dari schmu.id, Panitia Muktamar telah mendapat persetujuan untuk pemakaian Stadion Manahan tersebut dari pengelola, yakni Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Hanya saja ada beberapa catatan yang harus dipenuhi oleh panitia khususnya mengenai kondisi lapangan.

Untuk menyiapkan pelaksanaan sukses pembukaan muktamar, panitia telah melakukan survey ke Stadion Manahan pada Rabu 11 Maret 2020 kemarin yang dipimpin oleh Ketua Panitia Pusat, Marpuji Ali. Survei tersebut guna mematangkan persiapan pembukaan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah  ke-48 yang akan dihadiri ratusan ribu hingga 1 juta orang datang ke Kota Solo.

Akan ada 20.000 kursi dalam stadion yang akan memeriahkan acara tersebut dengan fasilitas internasional bagi tamu undangan dan anggota muktamar. “Sepanjang tempatnya muat, khusus penggembira yang memiliki id card diperbolehkan masuk,” Ujar Bambang Sukoco saat ditemui di ruang Sekretariat Panitia Penerima.

Sedangkan bagi peserta termasuk penggembira yang memiliki id card namun tidak dapat masuk ke dalam stadion, akan dibuatkan layar tancap oleh panitia supaya tetap dapat menyaksikan acara tersebut.[Yusmi].