Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir

Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Pembukaan Muktamar 48 Muhammadiyah ‘Aisyiyah

Presiden RI, Joko Widodo dijadwalkan akan menghadiri dan membuka langsung Muktamar 48 Muhammadiyah ‘Aisyiyah di Stadion Manahan, Solo. Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah), Abdul Mu’ti menjelaskan, pembukaan Muktamar 48 akan dilaksanakan pada 19 November 2022 pukul 08.00-11.00.

“Muktamar direncanakan dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan ditutup oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin,” ujar Mu’ti seperti dilansir dari Republika. Lebih lanjut Mu’ti menyampaikan arena Muktamar 48 Muhammadiyah ‘Aisyiyah akan dilaksanakan di Edutorium dan Hall Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sudah siap sejak tahun 2020. Bahkan Edutorium sudah dipergunakan untuk arena cabang olahraga indoor ASEAN Para Games tahun 2022.

Mu’ti juga menjelaskan mengenai materi yang akan dibahas dalam Muktamar ke-48. Diantaranya adalah laporan PP Muhammadiyah dan PP ‘Aisyiyah periode 2022-2027, Risalah Islam Berkemajuan dan Risalah Perempuan Berkemajuan serta isu-isu strategis keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan universal. Seluruh materi Muktamar disebut Mu’ti akan dikirimkan ke surel masing-masing peserta Muktamar.

Materi Muktamar akan dibahas dalam sidang pendahuluan Muktamar yang akan dilaksanakan secara daring oleh tiap Pimpinan Wilayah. Sidang pendahuluan tersebut akan digelar pada 5 November 2022.

Lebih lanjut, panitia pemilihan menurut Mu’ti juga telah menyelesaikan penjaringan dan validasi calon pimpinan. Disampaikan Mu’ti bahwa saat ini telah terpilih 94 calon pimpinan yang dinyatakan memenuhi syarat. “Nantinya 94 calon pimpinan akan disahkan dan dipilih 39 nama dalam Sidang Tanwir yang akan dilaksanakan pada 18 November 2022,” ujarnya. Pemilihan pimpinan ini nantinya akan menggunakan sistem voting elektronik (e-voting).

Terkait pelaksanaan pembukaan Muktamar di Stadion Manahan Solo, Tim Asistensi Panitia Pusat, Herman Dodik Isdarmadi menyebutkan bahwa sejauh ini Pemerintah Kota Surakarta memberikan dukungan terkait pelaksanaan Muktamar ke-48. “Stadion Manahan alhamdulillah progresnya sangat positif, Mas Gibran (Walikota Solo) juga merespon positif. Insya Allah untuk pembukaan sudah on the track sejak schedule loading hingga rencana pembukaan.”

Ia mengatakan, untuk penggunaan Stadion Manahan akan memakai standar internasional, dalam hal ini standar FIFA mengingat stadion tersebut akan menjadi salah satu venue kejuaraan sepak bola Piala Dunia U-23 tahun 2023.

Mneurut Dodik, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi pada penggunaan tersebut. Misalnya, penggunaan rumput Stadion Manahan dan pemasangan panggung di dalam gedung. “Terkait keberadaan rumput ini, sepatu apa yang bisa dipakai olrh orang-orang dan jumlah orang yang ada di lapangan. Selain itu juga pemasangan panggung seperti apa ketentuannya. Ini harus dipatuhi agar tidak ada kerusakan-kerusakan.”

Para peserta Muktamar disebut Dodik harus memiliki undangan untuk dapat memasuki arena pembukaan Muktamar. Meski demikian, bagi yang tidak dapat memasuki stadion dapat menyaksikan pembukaan di luar stadion. “Meski demikian, nanti kami akan menyediakan layar besar di luar stadion sehingga yang tidak bisa masuk bisa menyaksikan lewat layar tersebut.”

Para peserta juga harus mengikuti prosedur protokoler mengingat pembukaan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Terkait hal ini, panitia pusat sudah mengirimkan surat kepada Presiden untuk penjadwalan audiensi dan menyerahkan undangan kehadiran. Setelah dilakukan audiensi, maka panitia akan menindaklanjuti dengan standar protokoler dan pengamanan baik dari Setpres dan Paspamres. (Sumber : Republika)

WhatsApp
Telegram
Facebook
Twitter
Email
Print

Berikan komentar

Your email address will not be published.

Langganan Kabar Muktamar

Jangan sampai ketinggalan kabar muktamar terbaru, langganan sekarang!

Mau kirim berita?

Berita lainnya

Situs web ini menggunakan cookie untuk memberi Anda pengalaman menjelajah terbaik.

Terima
Tolak