MUKTAMAR48.ID., SURAKARTA – 853 Angota HizbuL Wathan se Solo Raya siap mendukung pelaksanaan Muktamar 48 Muhammadiyah ‘Aisyiyah dengan menjadi Duta Muktamar Bersih.
Sekretaris Seksi Kerelawanan, Ismokoweni menerangkan, tugas dari Duta Muktamar Bersih adalah mengajak umat untuk menjaga kebersihan selama penyelenggaraan muktamar mulai tanggal 17-21 November 2022.
Tercatat jumlah Duta Muktamar Bersih ini sebanyak 853 orang yang berasal dari Hizbul Wathan se Solo raya dan ikut serta didalamnya kader IPM berjumlah 20 orang.
Keberadaan Duta Muktamar Bersih ini sebagai bentuk dari dakwah kader Muhammadiyah dengan mengamalkan hadis Nabi Muhammad saw yang menyebutkan kebersihan sebagian dari iman.
Disampaikan Ismokoweni bahwa Duta Muktamar Bersih akan berada di venue-venue penyelenggaraan muktamar seperti di De Tjolomadoe, kampus 1, kampus 2 (GOR).
“Juga di sepanjang Jalan Garuda Mas kampus 4 dan sepanjang Jalan Adi Sucipto menuju Manahan pada saat pembukaan,” terangnya.
Ismokoweni menerangkan, secara teknis, Duta Muktamar Bersih bekerja bukan sebagai petugas kebersihan tetapi melakukan kampanye, sosialisasi kepada umat agar bisa menjalankan cara hidup bersih.
“Mereka bukan sebagai pembersih. Kader kita jangan sampai seperti itu. Tetapi mereka kita minta sosialisasi kepada umat yang ada, entah penggembira atau masyarakat yang ada untuk hidup bersih. Artinya kalau habis makan, tempat sampah di sini, silakan membuang di tempat sampah di sini. Kader kita menyampaikan hidup bersih itu hidup sehat dan itu wujud dari seperti yang disampaikan dalam hadis Nabi bahwa kebersihan sebagian dari iman. Ini merujuk dari itu sehingga dakwah kita tetap harus jalan,” terang Ismokoweni yang juga Ketua Bidang Penelitian Pengembangan Evaluasi Hizbul Wathan Pusat itu.
Ismokoweni mengungkapkan setiap orang dari Duta Muktamar Bersih akan bekerja dalam 2 hari saja secara shift mulai shift 1 sampai shift 2. Setelah itu akan diganti relawan yang lain dengan waktu kerja yang sama. “Kalau mereka 5 hari (kerja) kalau ada apa-apa, sakit, kita yang kena. Untuk itu kita sepakati dari Sie Relawan, 1 person dua hari saja (bekerja),” kata Ismokoweni yang menjabat sebagai Ketua Bidang Pandu Putri Kwartir Wilayah.
Khusus pada saat pembukaan muktamar, setelah bekerja di waktu pembukaan di Stadion Manahan, kemudian relawan Duta Muktamar akan beralih ke De Tjolomadoe, tempat berlangsungnya Bazaar dan Ekspo muktmar.
“Pada saat pembukaan di (Stadion) Manahan itu hanya sekali, sehari itu saja dia akan dapat tugas di Colomadu (De Tjolomadoe),” kata Ketua LLHPB PDA Sukoharjo tersebut.
Seksi Kerelawanan sudah menyiapkan matrik kerja serta peta titik sampah dan titik angkut sampah.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota yang tempatnay jadi venue muktamar. Ini masih menunggu tindak lanjut pertemuan yang dilakukan Panitia Penerima dengan beberapa pemerintah daerah setelah turun suratnya kita langsung koordinasi dengan DLH,” terang Ketua Diklat HW UMS tersebut. (Sumber : rilis Panitia Muktamar 48)