Muktamar Talk bertajuk “Kepemimpinan Transformatif ‘Aisyiyah di Masa Depan” dengan narsum Tri Hastuti Nur Rochimah, dan Diyah Puspitarini

Perkuat Dakwah Berkemajuan, ‘Aisyiyah Akomodasi Keterlibatan Kader Muda

MUKTAMAR48.ID., YOGYAKARTA – Hadapi dinamika perkembangan jaman, ‘Aisyiyah perkuat dakwah berkemajuan dengan mengakomodasi keterlibatan kader muda “Tantangan dakwah ke depan sangat berat. Para pemimpin ‘Aisyiyah harus mampu membangun kultur organisasi baru, beradaptasi, dan melakukan penyesuian-penyesuaian dalam strategi dakwahnya.” Hal tersebut disampaikan sekretaris Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah,Tri Hastuti Nur Rochimah dalam Muktamar Talk bertajuk “Kepemimpinan Transformatif ‘Aisyiyah di Masa Depan”, pada Selasa (8/11/2022).

Oleh karena itu, menurut Tri kepemimpinan ‘Aisyiyah masa depan harus mengakomodasi kader-kader muda potensial untuk masuk dalam jajaran kepengurusan. Keberadaan anak-anak muda tersebut sangat dibutuhkan untuk memperkuat dakwah Islam berkemajuan.  

Lebih lanjut, Tri menjelaskan, salah satu tantangan berat ke depan adalah masalah digitalisasi. Teknologi dari tahun ke tahun akan terus berkembang. Hal ini membuat para pemimpin ‘Aisyiyah di semua level harus memiliki kemampuan beradaptasi dalam mengelola organisasi.

“Bagaimana mengelola organisasi di tengah perkembangan digital yang luar biasa. Ada dakwah digital, di mana ‘Aisyiyah harus mampu membawa nilai-nilai Islam berkemajuan. Tantangan ini harus dijadikan peluang, sehingga bisa mengembangkan organisasi menjadi lebih kuat,” ujarnya.

Tri Hastuti lalu menyebut pengalaman di masa pandemi covid-19. Di masa itu, seluruh aktivitas organisasi tidak bisa dilakukan dengan tatap muka. Karena itu, forum-forum online digelar sangat massif.

Dengan pengalaman itu, terang dia, banyak kader ‘Aisyiyah yang akhirnya bisa melek teknologi. Mereka dipaksa belajar cepat agar bisa menggunakan instrumen-instrumen digital.  “Hasilnya kemarin, saat simulasi e-voting, semuanya berjalan lancar. Mulai dai proses awal sampai ke bilik. Mereka benar-benar bisa maksimal dalam memanfaatkan teknologi,” jelas Tri Hastuti .

Disinggung soal pemilihan kepemimpinan ‘Aisyiyah dalam Muktamar ke-48 mendatang, Tri Hastuti menjelaskan jika sekarang sudah ada 105 nama yang akan dipilih dari Tanwir ‘Aisyiyah. Dari 105 nama itu akan dipilih menjadi 39 orang di Muktamar mendatang. 

“Kalau di ‘Aisyiyah modelnya memilih 13 pemimpin, kemudian dipilih 7 orang yang bersidang sebagai formatur. Nanti ada tambahan 10 orang, sehingga pimpinan ‘Aisyiyah sebanyak 23 orang,” terangnya.

Disampaikan Tri bahwa pemilihan kepemimpinan ‘Aisyiyah melalui formatur, prosesnya melalui musyawarah mufakat. Siapa yang ditunjuk menjadi ketua, sekretaris, bendahara, dan seterusnya. Kepemimpinan ‘Aisyiyah disebut Tri, seperti halnya Muhammadiyah menganut azas kolektif kolegial. Di mana dalam mengelola organisasi, setiap keputusan tidak hanya dilakukan satu orang, tapi dimusyawarahkan bersama-sama.

Sementara itu, Diyah Puspitarini, Ketua Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah mengatakan, mereka yang dipilih menjadi pemimpin di ‘Aisyiyah harus sudah selesai dengan urusan atau persoalan dirinya. “Istilah di Muhammadiyah bukan pengurus, tapi pemimpin. Itu artinya pemimpin di atas level kader. Kader itu inti penggerak. Pemimpin yang mengelola, dia harus bisa memimpin diri sendiri dan organisasi,” jelasnya.

Dia juga sepakat dengan model kepemimpinan kolektif kolegial karena sangat efektif dan sudah terbukti. Dengan model ini tidak pemilihan pimpinan berdasarkan kompetensi dan keputusan-keputusan yang diambil tidak subjektif, tapi sangat objektif.

Diyah juga menyoroti tentang keberadaan ‘Aisyiyah yang memberikan  kontribusi besar untuk bangsa ini. “Kita tahu Aisyiyah ini sebagai organisasi progresif bukan hanya di Indonesia tapi dunia, Tidak ada organisasi muslim perempuan yang seprogresif ‘Aisyiyah,” tegasnya.

“Coba kalau tak percaya dicari saja, organisasi perempuan mana yang punya universitas, hanya ‘Aisyiyah,” tambah Diyah. Bagi Diyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) melihat ‘Aisyiyah tidak hanya sebagai ibu, tapi juga panutan dalam mengelola organisasi. NA selalu berupaya meniru ‘Aisyiyah dalam  mengelola potensi, membangun organisasi, dan sebagainya.

Diyah juga sepakat kepemimpinan ‘Aisyiyah mendatang bisa berkolabiorasi dengan anak-anak muda. “Kolaborasi senior dan kader muda yang inovatif, kreatif, memiliki banyak jaringan,” pungkasnya. (*)

WhatsApp
Telegram
Facebook
Twitter
Email
Print

2 Comments

  • PlaseFuture FREE BONUS

    👉 👉 $5,000 FREE EXCHANGE BONUSES BELOW 📈 👉 PlaseFuture FREE $3,000 BONUS + 0% Maker Fees 📈 + PROMOCODE FOR NEWS USERS OF THE EXCHANGE 👉 [M0345IHZFN] — 0.01 BTC 👉 site: https://buycrypto.in.net Our site is a secure platform that makes it easy to buy, sell, and store cryptocurrency like Bitcoin, Ethereum, and More. We are available in over 30 countries worldwide.

  • Content Generator

    A secret weapon for anyone who needs content. I dont need to tell you how important it is to optimize every step in your SEO pipeline. But unfortunately, its nearly impossible to cut out time or money when it comes to getting good content. At least thats what I thought until I came across Article Forge. Built by a team of AI researchers from Stanford, MIT, Carnegie Mellon, Harvard, Article Forge is an AI content writer that uses deep learning models to research, plan out, and write entire articles about any topic with the click of a button. Their team trained AI models on millions of articles to teach Article Forge how to draw connections between topics so that each article it writes is relevant, interesting and useful. All their hard work means you just enter a few keywords and Article Forge will write a complete article from scratch making sure every thought flows naturally into the next, resulting in readable, high quality, and unique content. Put simply, this is a secret weapon for anyone who needs content. I get how impossible that sounds so you need to see how Article Forge writes a complete article with the Click Here:👉 https://stanford.io/3FXszd0

Berikan komentar

Your email address will not be published.

Langganan Kabar Muktamar

Jangan sampai ketinggalan kabar muktamar terbaru, langganan sekarang!

Mau kirim berita?

Berita lainnya

Situs web ini menggunakan cookie untuk memberi Anda pengalaman menjelajah terbaik.

Terima
Tolak