Ketum PP ‘Aisyiyah Berharap Para Muktamirin Dapat Mengikuti Semua Agenda dengan Khidmat

Ketum PP ‘Aisyiyah Berharap Para Muktamirin Dapat Mengikuti Semua Agenda dengan Khidmat

MUKTAMAR48.ID., SURAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini menyambut kehadiran seluruh peserta Tanwir Pra-Muktamar ‘Aisyiyah di Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (18/11).

Pada kegiatan tersebut, Noordjannah menyampaikan agenda besar yang akan dilakukan ialah mendialogkan dan memikirkan secara bersama ‘Aisyiyah ke depan agar bagaimana dapat berperan dalam mengembangkan juga meningkatkan kehidupan masyarakat yang berperadaban mencerahkan.

Noordjannah berterima kasih kepada panitia yang luar biasa menyiapkan gelaran tanwir dan muktamar menjadi muktamar kegembiraan, muktamar bermartabat, dan muktamar teladan berkemajuan.

Tanwir kali ini, diharapkan Noordjannah dapat diikuti dengan kesyukuran atas nikmat Allah swt.

“Ibu-ibu anggota tanwir jadi tanwir kali ini menjadi tanwir yang tentu agak berbeda, proses dari permusyawaratan secara teknis tetapi secara substansi baik tanwir maupun muktamar itu diadakan sesuai dengan kaidah ketentuan dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” jelasnya.

“Perbedaannya apa? kita semua karena ibu-ibu mewakili anggota warga ‘Aisyiyah yang turut membahas berkali-kali bagaimana cara melaksanakan muktamar ini dengan cara yang sebaik baiknya, dengan cara menghindarkan diri dari hal-hal kemudharatan karena kita ada pada situasi Covid 19. Sehingga ada dua kali tanwir yang memikirkan sedemikian rupa agar muktamar ini bisa dilangsungkan dengan penuh kegembiraan tetapi pokok utamanya diharapkan memang akan memberikan partisipasi kemajuan kepada bangsa serta kemanusiaan universal yang bisa dihadiri oleh seluruh anggota tanwir sehingga kesabaran kita semua yang telah dimusyawarahkan sidang tanwir bersama muhammadiyah yang pada akhirnya memutuskan kita bisa tanwir secara luring,” jelas Noordjannah.

Oleh karenanya, Noordjannah menjelaskan, tanwir yang kita laksanakan dengan durasi waktu yang semuanya dipersingkat, termasuk durasi waktu penyelenggaraan waktu muktamar yang dipersingkat diharapkan bisa diikuti dengan khidmat secara bersungguh-sungguh di dalam sidang-sidang untuk memikirkan memusyawarahkan hal-hal penting bagi kehidupan kepentingan ‘Aisyiyah ke depan agar supaya menjadi bagian dari yang terdepan menggerakkan organisasi perempuan muslim yang berkemajuan yang akan juga mengisi kehidupan keIndonesiaan kebangsaan dalam konteks kemanusiaan semesta.

“Semuanya ini memerlukan diskusi dialog pemikiran yang sungguh sungguh, disinilah kita bersama sama bisa mempertautkan bisa bersilaturahmi kemudian kita bersama dengan pikiran-pikiran kita yang kemudian kita akan memberikan memutuskan hal-hal penting bagi gerakan yang kita cintai ini sehingga waktu yang sangat singkat kalau kita mengikuti jadwal tanwir ini sangat singkat, tetapi sesingkat apapun dari waktu yang disediakan tetapi maknanya sangat luas dan dan sangat dalam bagi kepentingan gerakan kita. Darimana itu kita bisa sajikan bahwa tanwir dan muktamar ini memberikan makna yang besar bagi kepentingan yakni dari cara penyelenggaran sekaligus materi yang akan disajikan,” jelasnya.

WhatsApp
Telegram
Facebook
Twitter
Email
Print

Berikan komentar

Your email address will not be published.

Langganan Kabar Muktamar

Jangan sampai ketinggalan kabar muktamar terbaru, langganan sekarang!

Mau kirim berita?

Berita lainnya

Situs web ini menggunakan cookie untuk memberi Anda pengalaman menjelajah terbaik.

Terima
Tolak